Liverpool Jangan Pikirkan 7 Bulan Kedepan, Fokus Laga Demi Laga Saja

0
72

Liverpool jangan pikirkan 7 bulan kedepan, fokus laga demi laga saja – Dejan Lovren menegaskan Liverpool sudah lebih berpengalaman dalam persaingan gelar Liga Inggris. Liverpool dalam posisi bagus untuk mengakhiri penantian juara.Liverpool semakin ciamik setelah menjadi runner-up Liga Inggris dengan rekor poin pada 2018/19. Di musim ini, The Reds belum terbendung di 10 pertandingan pertama dengan meraup sembilan kemenangan dan sekali hasil seri.

Fokus Laga Demi Laga Saja
Fokus Laga Demi Laga Saja

Kanonbet-Alhasil, Liverpool memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 28 poin, unggul enam poin dari juara bertahan Manchester City. Liverpool kini lebih dijagokan daripada City karena skuat yang lebih komplet, mengingat sang rival sedang mengalami krisis bek.

BACA JUGA :Yamaha Berkuasa, Quartararo Tercepat Di Fp1 Motogp Malaysia

Lovren yakin Liverpool telah mengambil pelajaran dari kegagalan-kegagalan dalam persaingan di masa lalu. Untuk sekarang, Liverpool dilarang memikirkan tentang gelar juara dan fokus untuk memenangi pertandingan demi pertandingan.”Bisa dikatakan bahwa setiap musim kami semakin cerdas,” Lovren mengatakan kepada situs resmi Liverpool. “Sudah pasti kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya dan jenis tekanan apa yang bisa kami mainkan. Kami sudah terbiasa. Kami berhasil kok musim lalu.”

“Kami tahu apa yang mesti kami lakukan, tapi seperti yang kubilang, jangan bicarakan tentang enam atau tujuh bulan ke depan. Satu per satu pertandingan saja. Ini kuncinya,” simpul bek Kroasia itu.Liverpool akan berhadapan dengan Arsenal di Piala Liga Inggris tengah pekan ini, sebelum bertandang ke markas Aston Villa di lanjutan Premier League.

Fokus Laga Demi Laga Saja
Fokus Laga Demi Laga Saja

Liverpool Jangan Pikirkan 7 Bulan ke Depan, Fokus Laga demi Laga Saja

Dejan Lovren menegaskan Liverpool sudah lebih berpengalaman dalam persaingan gelar Liga Inggris. Liverpool dalam posisi bagus untuk mengakhiri penantian juara.Liverpool semakin ciamik setelah menjadi runner-up Liga Inggris dengan rekor poin pada 2018/19. Di musim ini, The Reds belum terbendung di 10 pertandingan pertama dengan meraup sembilan kemenangan dan sekali hasil seri.

Alhasil, Liverpool memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 28 poin, unggul enam poin dari juara bertahan Manchester City. Liverpool kini lebih dijagokan daripada City karena skuat yang lebih komplet, mengingat sang rival sedang mengalami krisis bek.Lovren yakin Liverpool telah mengambil pelajaran dari kegagalan-kegagalan dalam persaingan di masa lalu. Untuk sekarang, Liverpool dilarang memikirkan tentang gelar juara dan fokus untuk memenangi pertandingan demi pertandingan.

“Bisa dikatakan bahwa setiap musim kami semakin cerdas,” Lovren mengatakan kepada situs resmi Liverpool. “Sudah pasti kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya dan jenis tekanan apa yang bisa kami mainkan. Kami sudah terbiasa. Kami berhasil kok musim lalu.”

“Kami tahu apa yang mesti kami lakukan, tapi seperti yang kubilang, jangan bicarakan tentang enam atau tujuh bulan ke depan. Satu per satu pertandingan saja. Ini kuncinya,” simpul bek Kroasia itu.Liverpool akan berhadapan dengan Arsenal di Piala Liga Inggris tengah pekan ini, sebelum bertandang ke markas Aston Villa di lanjutan Premier League.

Fokus Laga Demi Laga Saja
Fokus Laga Demi Laga Saja

Klopp Tak Punya Anak Emas di Liverpool Demi Laga

Juergen Klopp tak punya perlakuan khusus kepada pemain bintang di Liverpool. Naby Keita menyebut semua pemain diperlakukan sama oleh Klopp.
Tak banyak pemain Liverpool yang rutin dimainkan Klopp di Liga Inggris 2019/2020. Sejauh ini, ada tujuh pemain yang belum pernah absen dari 10 laga yang sudah dimainkan The Reds di liga.

Keita sendiri masih berupaya untuk membuktikan dirinya layak jadi pemain reguler di Liverpool demi laga. Kerap diganggu cedera, gelandang berkebangsaan Guinea itu baru empat kali tampil pada musim ini.Keita mengungkap bagaimana Klopp memperlakukannya dan teman-teman setimnya di belakang layar. Menurutnya, manajer asal Jerman itu tidak menganakemaskan siapapun.

“Saya kira dia tidak punya satu pemain favorit atau pernah memilih seseorang untuk disebut secara spesial. Dia berkomunikasi dengan sangat bebas dan terbuka dengan semua pemain,” ujar Keita seperti dilansir Sky Sports.”Dia suka tertawa dan bercanda, dia punya hubungan yang sangat enteng dengan semua pemain.”
Saat ditanya apakah Sadio mane demi laga adalah pemain kesayangan Klopp, Keita cuma tertawa.

“Kalau saya bisa mencapai level Mo (Mohamed Salah) dan Sadio, mungkin saya akan jadi favoritnya suatu hari nanti,” kelakarnya.